10 Manfaat Buah Kelengkeng yang Luar Biasa Bagi Kesehatan Tubuh


Siapa sih yang tidak suka dengan buah kelengkeng? Buah berbentuk bulat kecil ini bisa membuat setiap orang ketagihan dan tidak bisa berhenti mengunyahnya. Di balik ukurannya yang kecil, ternyata manfaat buah kelengkeng baik untuk tubuh karena kaya akan nutrisi yang menyehatkan. 

Sebagai contoh, di dalam 100 gram kelengkeng saja kita sudah bisa mendapatkan 1,3 protein, 15 gram karbohidrat, 1,3 gram serat, 84 mg vitamin C, dan 1 mg kalsium. Melihat banyaknya nutrisi yang menyehatkan ini, rutin memakannya akan akan manfaat kelengkeng seperti berikut ini.

1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Manfaat kelengkeng yang pertama dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Bila mengonsumsi setengah mangkuk kelengkeng sudah bisa memenuhi 80 persen asupan harian vitamin C. Dengan mendapatkan asupan vitamin C yang cukup, maka penyerapan zat besi pada makanan akan berjalan dengan maksimal, sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat, dan menyehatkan kulit dari dalam.

2. Anti-Depresan

 Memngkonsumsi Buah Kelengkeng mampu memberikan efek menenangkan, Buah ini mampu membuat syaraf Anda jauh lebih rileks dan tidak tegang. Syaraf yang tegang adalah sumber utama dari timbulnya penyakit stress.

3. Membantu Kerja Jantung dan Limpa

Buah kelengkengkeng meningkatkan kinerja fungsi jantung. Organ jantung yang berfungsi lebih baik akan membuat peredaran darah Anda lebih lancar. Darah yang lancar pun akan membuat oksigen dalam tubuh Anda tersebar rata ke seluru tubuh.

4. Memperkuat Tulang

Sebuah penelitian yang diterbitkan di tahun 2013 dalam “Maturitas” melaporkan jika wanita menopause yang kekurangan mineral seperti tembaga di dalam tubuh secara signifikan akan lebih mungkin mengalami risiko terkena osteoporosis dengan bertambahnya usia mereka. Idealnya, orang dewasa harus memenuhi asupan akan kebutuhan tembaga sebanyak 900 mikrogram setiap hari.

Oleh karena itu orang dewasa disarankan mengonsumsi buah kelengkeng segar sekitar 3,5 ons per hari yang mana mengandung 807 mikrogram mineral. Artinya, mengonsumsi buah kelengkeng mampu memenuhi kebutuhan tembaga hampir 90 persen dari angka kecukupan gizi per hari.

5. Baik untuk Mata

Riboflavin merupakan jenis vitamin penting yang merupakan bagian dari vitamin B kompleks. Seorang pria perlu asupan 1,3 mg vitamin ini setiap hari, sementara perempuan 1,1 mg. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2005 dalam “Archives of Ophthalmology”, tidak mengkonsumsi riboflavin dalam jumlah yang memadai dapat meningkatkan risiko gangguan mata, khususnya katarak. 

Sedangkan dengan mengonsumsi 3,5 ons kelengkeng kering bisa memenuhi kebutuhan asupan riboflavin sebanyak 38 persen untuk pria dan 45 persen untuk wanita berdasarkan angka kecukupan gizi per hari.

6. Mengganggu Hormon Pria

Bahaya Buah kelengkeng dapat disebabkan karena tumbuhan kelengkeng rajin disemprot dengan pestisida jenis antiandrogenetif ketika belum dipanen buahnya , Maka ketika dipetik pestisida tersebut meninggalkan jejak pada permukaan kulitnya dan mampu menembus kedalam dagingnya.

Jika pria membuka kulitnya dengan menggunakan mulut dan bukan jarinya ketika ingin makan buah kelengkeng maka dapat menyebabkan efek buruk pestisida masuk kedalam rongga mulut dan menyebabkan demaskulinisasi yaitu perubahan hormon yang menyebabkan seorang pria menjadi terlihat lebih feminin dan memperkecil bentuk serta fisik dari alat kelaminnya.

7. Menghambat Proses Kelahiran

Ibu hamil yang mengkosumsi buah kelengkeng secara berlebihan di usia kehamilan antara 7 sampai 9 bulan secara rutin dapat menghambat proses kelahirannya menjadi lebih sulit karena buah kelengkeng bersifat panas dan menekan rahim serta posisi bayi menjadi lebih aktif untuk melakukan pergerakan.

8. Anti Kanker

Kelengkeng memiliki kadar polifenol yang tinggi. Senyawa polifenol seperti asam galat menghilangkan radikal bebas penyebab stres dan zat beracun yang dapat menyebabkan kanker. Buah, bunga, dan biji kelengkeng merupakan antioksidan yang sama kuatnya.

Manfaat buah kelengkeng dari ramuan China yang sudah diekstrak, dapat mengatasi sintesis DNA terganggu dan menekan onkoprotein yang tidak diinginkan dalam tumor dan menghancurkannya.

Oleh karena itu, mengonsumsi buah kelengkeng atau bubuk ekstrak biji secara sistematis dapat menghambat sel kanker payudara, kolorektal, hati, paru-paru, dan leher rahim.

9. Anti-inflamasi

Orang Asia menggunakan ramuan buah lengkeng untuk menyembuhkan luka, alergi, flu, dan penyakit radang lainnya. Cangkang, daging buah, dan biji memiliki phytochemical anti-inflamasi seperti asam galat, epikatekin, dan asam ellagic.

Senyawa-senyawa ini menghambat produksi bahan kimia pro-inflamasi seperti prostaglandin, histamin, nitrat oksida, dan faktor nekrosis jaringan (TNF) dalam tubuh Anda.

Juga, karena melimpahnya vitamin B dan C, manfaat kelengkeng meningkatkan penyembuhan dan mengobati kondisi peradangan kronis seperti edema, GERD, irritable bowel disease (IBS), alergi kulit, luka, luka bakar, psoriasis, dan penyakit Crohn.

10. Menghambat proses kelahiran

Ibu hamil yang mengkosumsi buah kelengkeng secara berlebihan di usia kehamilan antara 7 sampai 9 bulan secara rutin dapat menghambat proses kelahirannya menjadi lebih sulit karena buah kelengkeng bersifat panas dan menekan rahim serta posisi bayi menjadi lebih aktif untuk melakukan pergerakan.
Categories : Bugar

PAGEVIEWS